468 x 60
News Update :
Home » » Presiden Harus Sampaikan Keprihatian Umat Islam kepada PBB

Presiden Harus Sampaikan Keprihatian Umat Islam kepada PBB

Penulis : Newbie Original on 22 September 2012 | 00.49

Presiden Harus Sampaikan Keprihatian Umat Islam kepada PBB
Presiden Harus Sampaikan Keprihatian Umat Islam kepada PBB
Presiden Harus Sampaikan Keprihatian Umat Islam kepada PBB - Pengamat Hukum Internasional Hikmahanto Juwana menilai kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke New York, Amerika Serikat harus dimanfaatkan untuk menyampaikan keprihatinan negara berpenduduk muslim terkait sikap berlebihan negara barat dalam mengagungkan kebebasan berpendapat.

"Kunjungan Presiden ke New York harus dimanfaatkan untuk menyampaikan keprihatinan negara berpenduduk muslim bahwa pemerintah negara-negara Barat tidak boleh berlebihan dalam menagungkan kebebasan berekspresi dan berpedapat atas dasar jaminan konstitusi khususnya yang ditujukan atau terarah penghinaan terhadap Islam," kata Hikmahanto, Sabtu (22/9).

Berdasarkan pengalaman, kata dia, meski di negara barat tidak terganggu keamanannya, negara berpenduduk Islamlah yang paling tergangggu.

"Bahkan sejumlah korban telah berjatuhan," ujarnya.

Ia menjelaskan, bila kebebasan berpedapat dan berekspresi dilawankan dengan kemanan internasional maka keamanan internasional harus didahulukan.

"Pelaku penghinaan harus dipastikan untuk dilakukan proses hukum agar ada efek jera. Juga bagi pihak-pihak lain untuk tidak melakukan hal yang sama (efek detterent)," katanya. (Ant/OL-12).

Sumber : Mediaindonesia.com
100out of 100 based on 99998 ratings. 100 user reviews.
TATA TERTIB PENGUNJUNG
- Budayakan berkomentar setelah membaca Artikel
- Berkomentar yang sopan/no SARA
- Gunakan kolom komentar Blogger, jika ingin komentar ditanggapi/balas
- Jika menggunakan kolom komentar FB, komentar tidak akan ditanggapi/balas
- Silahkan yang mau membuat backlink/link hidup di komentar
Copyright by Newbie Original
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
KOLONG JEMBATAN
Copyright © 2013. Computer Error .
Powered by Blogger